Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

13 NATO Troops Killed in Afghanistan Suicide Attack

A suicide car bomber attacked a NATO convoy in Kabul Saturday killing 13 NATO troops from the international security force or ISAF (according to ISAF) and at least 4 (four) Afghans. At least eight others were wounded in the attack. Twelve of the dead NATO troops are reported to be U.S. service members. Canadian news outlets say one of the service members was from Canada.

The suicide car bomb went off next to an armored bus carrying NATO forces in Kabul, turning the heavily armed vehicle on its side and engulfing it in flames. The attack came before noon on a wide busy road near the national museum and not far from the parliament and a NATO base. Ambulances and NATO personnel and helicopters rushed to the scene to attend to the living and the dead.

A Pentagon spokesman, Army Lt. Col. Jim Gregory, confirmed all 13 servicemembers killed were Americans. "We did lose 13 Americans today," he said.

He said details about the attack are still emerging, as the Pentagon coordinates efforts with NATO's International Security Assistance Force, known as "ISAF."

"We're working very closely with ISAF, and at this time we don't have any additional details to offer," he said.

Eyewitness accounts say the explosion was massive, sending thick black smoke and shrapnel into the sky. In addition to the dead, several other people were wounded.

The Taliban claimed responsibility for the attack. Car bombings are rare in the Afghan capital, although there have been bold attacks in recent months, including a June assault on the Intercontinental Hotel, and attacks on the British Council in August and the U.S. Embassy and NATO headquarters a few weeks later.

The last car bomb in Kabul was in May, 2010 on the same road as Saturday’s attack. In that incident, 18 people were killed including 5 Americans and one Canadian soldier.

The incident comes days before a conference in Istanbul where Afghan President Hamid Karzai is expected to announce the next phase of security transition, with Afghan forces taking security responsibility from NATO troops in certain areas of the country.

The process began in July with the transfer of seven cities and provinces to Afghan control, part of a gradual process to have Afghan forces in charge of the whole country by the end of 2014.

There were two other attacks on government-related targets around Afghanistan Saturday. In the eastern city of Asadabad a female suicide bomber wounded several Afghans before being killed outside government offices and in the south, an Afghan in an army uniform turned his gun on two international soldiers killing them both.
Sabtu, Oktober 29, 2011 | 0 komentar | Read More

Ibu Kota Selalu Terbuka, Asalkan Tak Modal Nekat

BANYAKNYA warga pendatang baru di Jakarta yang membawa sanak keluarga serta sahabat untuk mengadu nasib, semakin memsempit dan mengundang masalah sosial baru di kota terpadat se-Nusantara ini.

Menurut Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Lutfi Hakim, sebagai warga asli Jakarta dirinya tidak keberatan akan datangnya warga pendatang baru ke Ibu Kota. Namun, warga pendatang yang ingin mengadu nasib di Jakarta harus ada kemampuan yang lebih dan bisa bersaing dengan warga Jakarta.
Sabtu, Oktober 29, 2011 | 0 komentar | Read More

Ganda Putra Berpeluang Bikin All Indonesian Final

SAMARINDA- Indonesia berpeluang meraih sukses besar di ajang Indonesia Grand Prix Gold 2011. Setelah memastikan gelar melalui sektor tunggal putra, kali ini giliran nomor ganda putra yang berpeluang menciptakan All Indonesian Final. Peluang tersebut terjadi setelah unggulan teratas Mohammad Ahsan/Bona Septano telah memastikan diri lolos ke babak final. Ahsan/Bona yang baru saja menggenggam tiket semifinal, dipastikan lolos ke partai puncak setelah lawannya di semifinal memutuskan mundur. Adalah ganda putra Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu yang memutuskan mundur dari turnamen. Keputusan itu diambil pasangan unggulan lima tersebut usai menaklukkan ganda putra Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata di perempatfinal, Jumat (30/9/2011) siang tadi. Belum diketahui penyebab mundurnya pasangan Taiwan tersebut mundur. Masalah kebugaran atau cedera, diduga kuat jadi alasan Fang/Lee memberikan tiket final secara ‘gratis’ kepada Ahsan/Bona, lawan yang seharusnya mereka hadapi di semifinal. Terealisir atau tidaknya ‘All Indonesian Final’ akan berada di pundak Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan. Pasangan muda ini akan berhadapan dengan unggulan tujuh dari Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa di semifinal, besok. Yohanes/Afiat sendiri memastikan tiket empat besar dengan mengalahkan pasangan kualifikasi asal Malaysia, Ow Yao Han/Tan Wee Kiong dengan 21-19 21-17. Sementara lawannya, Endo/Kenichi menggenggam tiket semifinal usai menjegal langkah unggulan tiga tuan rumah, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, 21-14 21-14.
Jumat, September 30, 2011 | 0 komentar | Read More

Monitor Philips Incar Posisi 3 Besar

JAKARTA - Philips mencoba bersaing denga para kompetitor lain dalam menjadi yang pertama di pasar monitor Indonesia. Denny Ong , Regional sales Director MMD, yang mengembangkan teknologi LCD monitor Philips mengatakan saat ini Philips masih berada di urutan lima besar dalam pasar monitor di Indonesia. "Kini memang kami masih berada di urutan kelima, namun kedepannya kami berupaya untuk menjadi yang ketiga terlebih dahulu," ungkapnya. "Upaya untuk bisa menjadi seperti yang kami targetkan ialah dengan memberikan penawaran harga yang kompetitif dibanding kompetitor lainnya di pasar Indonesia," tambahnya. Ong juga menyatakan harga jual LCD monitor Philips kini dibawah harga pesaing terdekat, yakni LG dan Samsung. Sejak tiga tahun terakhir Philips menghadirkan LCD monitor dengan harga yang lebih kompetitif. "Dengan keunggulan teknologi, spesifikasi dan harga bersaing yang kami tawarkan saat ini, maka kini Philips siap bersaing di pasar Indonesia. Pelan-pelan tapi kami berupaya untuk menjadi nomer satu di Indonesia dan di dunia," paparnya. Seperti diketahui lima produsen pengembang monitor terlaris di Indonesia, antara lain LG, Acer, Samsung, AOC dan Philips. "Kami berupaya sebaik mungkin dan tidak mau sesumbar, namun tetap yakin bisa terus tumbuh. Untuk tahun lalu market share Philip di pasar monitor Indonesia sebesar 5 persen, sementara untuk tahun ini meningkat sedikit pada kisaran 6 sampai 7 persen," simpulnya. Sementara itu, Hawk selaku Product Manager Philips monitor Internasional mengungkapkan kini Philips memiliki 3 stategi untuk menghadirkan LCD monitor yang siap bersaing di Indonesia. Tiga strategi andalan Philips, yaitu design yang lebih menawan, menciptakan perangkat yang lebih friendly atau mudah digunakan dan bersifat green atau ramah terhadap lingkungan, serta bisa didaur ulang. "Kami ingin menciptakan perangkat dengan desain yang menarik, mudah digunakan meski dengan teknologi tinggi dan menggunakan material yang ramah terhadap lingkungan, sehingga bisa di daur ulang," tutup Hawk
Jumat, September 30, 2011 | 0 komentar | Read More

Ekspor Kendaraan ke Jepang Masih Stabil

JAKARTA - Meski Jepang sedang memulihkan diri akibat tsunami Maret lalu, ekspor kendaraan dari Indonesia ke negara tersebut tidak terganggu. Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Budi Darmadi mengatakan, ekspor kendaraan ke Jepang masih stabil. Namun, kata dia, Jepang sulit untuk mengekspor komponen karena menguatnya Yen. "Sehingga Jepang bisa menyerap impor dari negara-negara lain. Kita akan jual ke sana. Ini menguntungkan kita," ungkap Budi di Jakarta, Jumat (30/9/2011). Budi mengaku, pihaknya telah menawarkan kepada beberapa produsen komponen Jepang untuk merelokasi pabriknya ke Indonesia. Terutama, kata dia, produsen yang memproduksi sub komponen atau tier dua seperti kabel, saringan AC, dan casing AC. "Kalau ekspor Jepang susah, saya akan tawarkan industri komponennya relokasi ke Indonesia. Sebab, biaya produksi komponen di Jepang jadi mahal. Komponen automotif elektronika Jepang sangat bagus. Penjajakan sudah ada," katanya. Sementara, krisis ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa tidak berdampak langsung pada kinerja ekspor kendaraan. Hingga saat ini, Indonesia belum pernah mengekspor kendaraan ke AS dan Eropa. Bahkan, jumlah ekspor kendaraan ke negara-negara lain seperti Asia dan Timur Tengah masih terbilang kecil. Tahun lalu, ekspor kendaraan hanya 80 ribu unit atau 12 persen dari total penjualan kendaraan yakni 750 ribu unit. Namun, Budi optimistis, target ekspor kendaraan yang dirangkai utuh atau completely built up (CBU) sebesar 100 ribu unit pada tahun ini akan tercapai.
Jumat, September 30, 2011 | 0 komentar | Read More

Disarankan Pakai Masker di Masjidil Haram dan Nabawi!

JEDDAH - Pembangunan tengah digencarkan pemerintah Arab Saudi di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Di Makkah, tengah dilakukan perluasan Masjidil Haram, sedangkan di Madinah sedang dilakukan perluasan jalan. Pembangunan ini tentu saja berdampak bagi kelembaban udara di kedua lokasi tersebut. Karenanya, setiap jamaah akan dibekali dengan tiga helai masker di embarkasi masing-masing. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua PPIH Bidang Kesehatan, Mawari Edi, saat bererbincang dengan Okezone melalui ponsel, Jumat (29/9/2011). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi udara yang diduga tercampur dengan debu-debu bangunan di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Untuk melihat kontaminasi debu dalam udara, Mawari memberikan sedikit tip. Yaitu, bisa diketahui dengan jarak pandang. Jika jarak pandang terbatas, maka kontaminasi debu cukup tinggi. Jika tidak, maka masih dalam kondisi yang relatif aman. Dalam pantauan okezone, kontaminasi debu saat ini belum terlalu tinggi. Karena jarak pandang sepanjang 1 kilometer masih relatif bagus dan tidak terganggu. Hal ini terlihat baik di Masjidil Haram dan juga di Masjid Nabawi di Madinah. Sejauh ini ada belum jamaah dari berbagai negara yang mengenakan masker di sekitar Masjidil Haram dan juga Masjid Nabawi. Selain itu, saat ini dikabarkan cuaca di Makkah dan Madinah rata-rata 38 derajat celcius. Lebih panas ketimbang cuaca di Jakarta, Mawari menyarankan jamaah haji lebih banyak minum air putih agar tidak terkena dehidrasi. "Karena jika mengalami dehidrasi memudahkan penyakit masuk ke dalam tubuh," ungkapnya. Mawari juga menyarankan jemaah agar tidak tidur di lantai. Karena kurang dari satu meter biasanya udara terkontaminasi debu. Di pemondokan rata-rata jamaah haji juga mendapatkan fasilitas tempat tidur dan kasur. Karenanya lebih baik menggunakan fasilitas itu dengan baik demi kesehatan.
Jumat, September 30, 2011 | 0 komentar | Read More

Laskar Pelangi Kini Merambah Korea Selatan

JAKARTA - Novel best-seller 'Laskar Pelangi' yang telah terjual di Indonesia secara resmi sebanyak sekitar lima juta eksemplar itu rupanya telah menembus pasar Korea Selatan. Semenjak bulan Agustus 2011 lalu, novel tulisan Andrea Hirata tersebut telah tersedia dalam alfabet Hangul di negeri gingseng. "Novel di Korea (Selatan), senang. Ternyata, penulis Indonesia bisa juga berkiprah di pasaran internasional, seperti penulis-penulis Asia lainnya dari China, India. Sebetulnya kita sanggup," kata Andrea, usai konferensi pers 'Musikal Laskar Pelangi Menuju Esplanade Singapura', di Red and Whyne Cafe, Kemang, Jakarta, Sabtu (24/9/2011) siang. Upaya internasionalisasi ini tidak terlepas akan idealisme penulis tetralogi Laskar Pelangi -Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov- itu akan ekspansi budaya. Menurut Andrea, sudah saatnya bagi Indonesia jauh berpikir luas, mengamati pasar internasional yang ternyata juga bisa menyukai hasil-hasil karya anak negeri. "Peluang penulis Indonesia untuk menulis dan mengabarkannya ke seluruh dunia sebenarnya besar. Orang-orang di luar sana suka dengan apa yang disebut sebagai culturally spesific, kisah-kisah tentang budaya, kehidupan masyarakat di Indonesia. Itu diminati pembaca di luar. Saya masih terus belajar agar terbit di lebih banyak negara," lanjut Andrea. Korea Selatan menjadi salah satu negara pertama tempat ekspansi karya novel Laskar Pelangi setelah sebelumnya mencoba merambah negara-negara serumpun seperti Malaysia dan Singapura. Bahkan, di kedua negara jiran tersebut, Laskar Pelangi turut menjadi best-seller dalam artian besar secara kuantitas untuk buku yang diminati. Selama ini pula, semenjak kemunculan pertamanya novel Laskar Pelangi tahun 2005 silam, ekspansi baru sebatas dilakukan ke dalam penerjemahan bahasa Inggris. "Buku ini juga telah sampai di India dan Australia setelah ke Malaysia dan Australia," kata Dita, bagian penerbit dan manajemen Andrea menambahkan. Rencananya, novel berkisahkan tentang pengalaman sepuluh anak Belitung dalam meraih mimpi itu akan dicetak ke dalam 26 bahasa di 30 negara. "Saat ini China untuk Taipei sudah, tapi China Mainland belum termasuk, belum untuk Hong Kong," sambung Dita. Manajemen pun masih menjajaki untuk kawasan Jepang dan negara-negara Eropa. "Bahkan di AS dan Inggris masih belum. Kemungkinan tahun 2012 nanti sudah ada novel tersebut di jual di sana," ungkap Dita lagi. "Saya harap, lebih banyak buku lagi seperti Laskar Pelangi dihadirkan oleh orang-orang Indonesia di masa mendatang," harap Andrea penuh semangat.
Minggu, September 25, 2011 | 0 komentar | Read More

Justin Bieber Sewa Satu Stadion Khusus Buat Selena

Sepertinya pantas jika para fans Justin Bieber, Beliebers, jeles abis pada sang kekasih, Selena Gomez. Bagaimana tidak, kalau Bieber sampai rela menyewa seluruh stadion hanya untuk memberi kejutan pada Selena! Seperti dilaporkan TMZ, penyanyi remaja pujaan jutaan gadis di seluruh dunia ini berniat mengejutkan sang kekasih dengan kejutan paling romantis. Bieber sengaja menyewa seluruh gedung Staples Center di Los Angeles untuk menonton film paling romantis sepanjang masa, TITANIC, berdua bersama Selena. Beberapa sumber yang dekat dengan Bieber menyatakan pada TMZ bahwa pelantun tembang U Smile ini mendapat ide kejutan untuk sang kekasih setelah menonton film MR. DEEDS. Dalam film ini, Adam Sandler melakukan hal yang sama pada Winona Ryder, hanya saja yang digunakan adalah Madison Square Garden. Sang sumber juga menyatakan bahwa Justin sudah menyiapkan rencana matang untuk melancarkan kejutannya. Justin akan mengajak Selena menyaksikan konser Demi Lovato di Nokia Theater yang berada tak jauh dari Staples Center. Justin akan berujar, "Come with me," pada Selena dan menggiringnya ke Staples Center lewat jalur bawah tanah untuk menonton TITANIC berdua saja lewat layar lebar yang sudah dipasang di stadion ini. Dan kalau hal ini saja sudah bisa membuat banyak Beliebers kebakaran jenggot, tunggu sampai kabar selanjutnya. Justin tak perlu membayar untuk seluruh Staples Center yang disewanya. Karena sang penyanyi sudah pernah membuat seluruh kursi di Staples Center terjual habis tiga kali berturut-turut, pihak pengelola memberinya kesempatan untuk mengosongkan stadion dan menggunakannya dalam aksi kejutannya.
Minggu, September 25, 2011 | 0 komentar | Read More

Syahrini Bantah Pacaran Dengan Ustad Solmed

Belakangan sempat terdengar gosip kedekatan penyanyi Syahrini yang tengah dekat dengan ustad muda, Soleh Mahmud atau yang populer dengan nama Ustad Solmed. Lantas apa kata Syahrini perihal berita tersebut? "Benernya itu, adikku yang sering chat sama Ustad Solmed. Alhamdulillah orangnya baik dan berbakat," ungkap Syahrini mencoba meluruskan. Mantan pasangan duet Anang Hermansyah yang ditemui di DAHSYAT, di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2011) itu, menegaskan bahwa yang berkembang selama ini hanyalah sekedar gosip. Pelantun lagu Kau Yang Memilih Aku itu pun hanya mengaku berteman saja. Tidak lebih dari itu. "Ya sudahlah biarin saja, namanya juga gosip," pungkasnya singkat sambil kemudian pergi. Syahrini sendiri hingga kini masih berstatus lajang dan setiap ditanya seputar calon pendamping hidup, selalu menjawab belum berencana untuk mencari calon. Dia sementara waktu mengaku akan fokus di karir. Namun Ramadan lalu, tersiar kabar kalau Syahrini mulai dekat dengan Ustad Solmed. Saat itu keduanya tampil bersama, Syahrini menyanyikan lagu religi, sementara Ustad Solmed memberikan pengajian.
Minggu, September 25, 2011 | 0 komentar | Read More

Harian The Independent Sebut Makkah Hanya untuk Orang Kaya dan 'Mirip Vegas'

MAKKAH - Dalam 10 tahun ini, Makkah mengalami transformasi yang luar biasa; lokasi Masjidil Haram ditata ulang, dan bermunculan gedung-gedung pencakar langit dan hotel berbintang berkelas internasional. Dalam sebuah tulisan feature, harian The Independent mengupas sisi dalam Kota Suci. "Meski Nabi Muhammad datang untuk menekankan kesetaraan, Makkah berubah menjadi taman bermain bagi kaum kaya dimana kapitalisme secara kasat mata mengaburkan nilai spiritualitas kota," tulis mereka, mengutip kata-kata seorang kritikus. Harian ini menyoroti, betapa demi membangun kota yang kini 'serupa Las Vegas', banyak bangunan bersejarah yang dikorbankan. "Tak ada yang memperjuangkan aksi vandalisme budaya ini," kata Dr Irfan al-Alawi, direktur eksekutif The Islamic Heritage Research Foundation. "Kami sudah kehilangan 400-500 situs bersejarah. Saya harap belum terlambat untuk menyelamatkan yang tersisa." Sami Angawi, pakar arsitektur Islam Arab saudi, sama-sama prihatin. "Ini adalah kontradiksi mutlak untuk sifat Makkah dan kesucian rumah Allah," katanya kepada kantor berita Reuters awal tahun ini. "Kedua kota [Makkah dan Madinah] secara historis hampir punah. Anda tidak menemukan apa-apa kecuali gedung pencakar langit." Kekhawatiran dr Alawi yang paling mendesak adalah ekspansi yang direncanakan senilai miliaran dolar AS dari Masjidil Haram, situs paling suci dalam Islam dimana Kabah berada. Konstruksi resmi dimulai awal bulan ini. Menteri Kehakiman, Mohammed al-Eissa, berseru bahwa proyek ini akan menghormati "kesucian dan kemuliaan dari Masjid Suci, dan demi kepentingan jamaah." Area perluasan sekitar 400 ribu meter persegi tengah dibangun untuk mampu meningkatkan daya tampung 1,2 juta jamaah lagi tiap Musim Haji tiba. Pembangunan ini, menurut The Islamic Heritage Research Foundation, bukan tanpa risiko. Lembaga ini menyusun daftar situs sejarah yang terancam diratakan dengan tanah akibat pembangunan ini, termasuk bangunan sisa-sisa peninggalan era Usmaniyah dan Abbasiyah. Termasuk dalam bangunan yang terancam dihancurkan adalah rumah di mana Nabi Muhammad dilahirkan dan rumah pamannya, Hamzah, tumbuh. Argumen yang selalu dikemukakan, tulis The Independent, adalah bahwa Makkah dan Madinah sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur. Dua belas juta peziarah mengunjungi kedua kota ini setiap tahun dengan jumlah yang diperkirakan meningkat menjadi 17 juta pada tahun 2025. Tetapi para kritikus khawatir bahwa keinginan untuk memperluas situs ziarah telah memungkinkan pihak berwenang untuk menginjak-injak warisan budaya di daerah itu. Lembaga yang dipimpin Alawi mencatat setidaknya 95 persen bangunan bersejarah yang berusia ratusan tahun telah dibongkar dalam dua dekade terakhir saja. Kehancuran telah disokong oleh paham Wahabisme.Dengan alasan takut menjadi ajang sirik, bangunan bersejarah diratakan. Sedikit catatan dari The Independent: Untuk membangun kota pencakar langit di Makkah, sebuah gunung didinamit dan diratakan, menghancurkan Benteng Ajyad di era usmaniyah yang berdiri di atasnya. Lalu, rumah Khadijah istri pertama Nabi telah berubah menjadi blok toilet masjidil Haram, sedang rumah tempat lahirnya bahkan diratakan begitu saja. Alawi berharap masyarakat internasional 'terbangun dari tidurnya' dan melihat apa yang terjadi terhadap warisan sejarah Islam di Makkah. "Kami tidak akan mengizinkan seseorang pun untuk menghancurkan Piramida, jadi mengapa kita membiarkan sejarah Islam lenyap?" katanya.
Minggu, September 25, 2011 | 0 komentar | Read More

Sheila Marcia Hamil 3 Minggu

Berita bahagia datang dari artis Sheila Marcia Joseph. Setelah sekian waktu membangun rumah tangga, ibu satu anak itu kini mengandung anak pertama dari pernikahannya dengan Kiki Mirano. Diketahui usia kandungannya sudah 3 minggu. "Saya merasa bahagia dengan kehamilan ini. Saya harus lebih menjaga diri seperti saat mengandung Leticia. Saya ingin nanti dia lahir normal," ujar Sheila Marcia. "Dia (Kiki) juga senang banget," imbuh Sheila yang saat itu ditemui di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2011). Sheila dan Kiki menikah 29 April 2011. Pernikahan mereka sempat menjadi pembicaraan, karena status Kiki yang saat itu belum menyelesaikan proses perceraian dari pernikahan sebelumnya. Kini mereka sudah dihadiahi buah cinta kebahagiaan dan berharap diberi kelancaran. dan sehat selalu, meski tetap menjalankan sejumlah pekerjaan. "Kita berdoa saja, dia berkembang dengan baik, menjadi bayi yang sehat, di dokter masih kecil terlihat. Cowok atau cewek sama saja, yang penting dia nanti sehat, nggak masalah, sekarang bagaimana saya menjaganya," lanjutnya. Seperti kebanyakan para perempuan yang tengah hamil muda, Sheila pun merasa mual dan sensitif setiap menghirup bau yang menyengat. Namun demikian dia belum merasakan ngidam yang aneh-aneh. "Ngidam nggak macem-macem, saya tidak berani dekat dengan bau menyengat, lebih sensitif," pungkasnya.
Minggu, September 25, 2011 | 0 komentar | Read More

Polisi Fokus Ungkap Pelaku Bentrok Pelajar-Wartawan

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Imam Sugianto mengatakan hingga kini kasus perampasan dan pengeroyokan kamerawan Trans 7, Oktaviardi belum ada kemajuan.Polisi masih menunggu perkembangan kasus tersebut. Polisi sementara memfokuskan diri untuk mengusut kasus kericuhan antara ratuan pelajar SMA 6 dengan puluhan pada hari Senin 19 September lalu. "Soal yang hari Jumat sampai tadi pagi Okta masih belum bisa menemukan siapa pelakunya, mudah-mudahan ada perkembangan baru. Yang penting kita fokuskan pada kasus yang hari Senin," katanya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2011). Kemarin, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengatakan bahwa pelaku perampasan dan pemukulan Oktaviardi bisa diketahui dari ciri-ciri fisiknya. "Oktaviardi hanya mengenal ciri tangan," kata Budi. Padahal Okta sendiri mengaku mengenal wajah pelaku pengeroyokan dan mengenal siapa perampas kaset rekaman miliknya. Sebelumnya, tawuran antara siswa SMA 6 dan SMA 70 terjadi pada Jumat 16 September sekira pukul 19.00 WIB. Lokasi tawuran berada di Bundaran Mahakam Bulungan, Jakarta Selatan. Tak banyak wartawan yang meliput aksi tawuran tersebut. Nahas, Oktaviardi, wartawan Trans 7 menjadi korban pengeroyokan saat mengambil gambar tawuran siswa. Dalam aksi tawuran, banyak siswa menggunakan senjata Gear yang diikat tali sebagai senjata.
Rabu, September 21, 2011 | 0 komentar | Read More

KPAI: Siswa Tawuran, SMA 6 Tak Bisa Cuci Tangan

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh menegaskan pihak sekolah mesti bertanggungjawab terhadap ulah anak didiknya meski dilakukan selepas jam sekolah. Hal tersebut dikatakannya menanggapi pernyataan Kepala Sekolah SMA 6 Kadarwati Mardiutama yang 'cuci tangan' terhadap ulah tawuran siswanya di luar jam sekolah. "Secara moral tentu harus bertanggung jawab (bentrok dengan wartawan), urusan pendidikan itu tidak hanya di kelas, tidak hanya pendekatan formalistik," katanya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2011). Ia menegaskan pendidikan tak hanya masalah formal, namun tetap memperhatikan sisi informal dan non formal. "Di dalam UU penddidikan nasional itu ada 3 jenis, yaitu pendididkan formal, informal dan nonformal. Kemudian tidak hanya menyampaikan ilmu saja sudah selesai tetap juga harus menyampaikan nilai-nilai dan norma, itu kan menjadi sangat penting," jelasnya. Karena itu, sambung dia, tak seharusnya pihak sekolah lepas tangan dalam urusan kericuhan SMA 6 kemarin. "Saya kira tidak bisa juga lepas tangan ketika diluar sekolah. Secara apapun walaupun di luar masih tanggungjawab guru, saya kira itu juga penting ya," tutupnya. Sebelumnya, pihak sekolah SMA 6 Jakarta melalui Kepala Sekolahnya Kadarwati Mardiutama mengatakan, apapun yang terjadi di luar jam sekolah, yang dilakukan para siswa sudah bukan lagi tanggungjawab sekolah
Rabu, September 21, 2011 | 0 komentar | Read More

Disdik Depok Bentuk Tim Anti-Tawuran

DEPOK– Dinas Pendidikan Kota Depok membentuk tim satuan tugas (satgas) Karakter Kebangsaan untuk mencegah siswa dari aksi tawuran. Tim tersebut dibentuk dengan berkoordinasi bersama tiap sekolah melalui OSIS untuk memberikan latihan dasar kepemimpinan. Kepala Bidang Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok Siti Khaeriyah mengatakan tim penggerak pendidikan berkarakter kebangsaan tersebut dapat membangun moral siswa sesuai dengan arahan Kemendiknas dan Propinsi Jawa Barat. Nantinya tim tersebut juga akan mengajak tiap sekolah untuk menandatangani komitmen anti tawuran pelajar. “Kita selalu adakan latihan dasar kepemimpinan bagi para pengurus OSIS SMA dan SMK se- Depok, kami bentuk tim penggerak pendidikan karakter bangsa. Harus ada komitmen antar pelajar untuk anti tawuran dan anti narkoba, antisipasi pasca kelulusan, ada pawai dan corat coret, ini tentunya bukan tugas kami saja, tapi butuh dukungan masyarakat dan keluarga, “ katanya kepada wartawan, Rabu (21/09/11). Kepala Seksi Pendidikan Menengah Kejuruan Liza Nova mengatakan pihak sekolah juga harus melarang pelajar yang bermain ke tempat – tempat umum pada saat jam belajar, seperti mal dan warnet. Selain itu, kata dia, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian. “Sebenarnya pihak sekolah harus rutin razia tas siswa, di luar jam belajar pun selama pakai seragam harus jadi tanggung jawab sekolahnya,” tegas Liza. Titik rawan tawuran pelajar di Depok diantaranya di Jalan Gede Sukmajaya seperti SMA Budi Utomo, Yapemri, Ganesha dan Purnama jadi titik pantau tawuran. Di Kecamatan Pancoran Mas yakni SMA Baskara, Fajar dan Yapan.
Rabu, September 21, 2011 | 0 komentar | Read More

Korban Lumpur Lapindo Hadang Menteri PU

SIDOARJO - Kedatangan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto untuk melihat kondisi lumpur Lapindo dari tanggul tidak disia-siakan oleh korban lumpur asal 45 RT. Mereka langsung menghadang dan menanyakan kejelasan ganti rugi kawasan mereka yang sudah tidak layak huni. Warga asal empat desa tersebut, Mindi, Besuki Timur, Ketapang dan Pamotan, mencegat Djoko Kirmanto saat berada di tanggul lumpur, Siring, Kecamatan Porong. “Pak Menteri bagaimana nasib kami. Kenapa belum ada kejelasan terkait status wilayah 45 RT. Padahal, sebelumnya sudah ada kajian dari tim independen kalau 45 RT tidak layak huni,” tanya Hari Susilo, salah satu perwakilan warga 45 RT yang diamini oleh beberapa perwakilan warga 45 RT lainnya yang ikut mencegat Djoko Kirmanto. Mendapat pertanyaan seperti itu, Djoko Kirmanto tidak bisa menjawab banyak. Dia menyuruh warga sabar dan masih menunggu kajian lebih lanjut. Apalagi, permasalahan lumpur nantinya diharapkan selesai Tahun 2012 mendatang. “Kami belum bisa memutuskan apakah 45 RT masuk peta terdampak, tunggu tahapan kajian selanjutnya,” ujar pria yang sudah dua periode menjabat Menteri Pekerjaan Umum tersebut. Djoko Kirmanto kemudian menjelaskan, kenapa saat ini belum diputuskan 45 RT tersebut belum dimasukkan peta terdampak lumpur. Pihaknya masih belum tahu kondisi sebenarnya di sekitar kawasan pusat semburan. Dikhawatirkan, jika saat ini kawasan 45 RT dimasukkan peta terdampak, ternyata kawasan yang tidak layak huni akan bertambah. Untuk itu, dia meminta perwakilan warga 45 RT tersebut bersabar dan bisa menjelaskan kepada warga kenapa selama ini pemerintah belum bisa memenuhi tuntutan warga. “Kita tunggu saja tahun 2012, kita berharap permasalahan lumpur diselesaikan secara komprehensif. Jangan sampai setelah sudah ada keputusan presiden ternyata kawasan yang tidak layak huni bertambah lagi dan bertambah lagi. Lalu kapan selesainya,” jelasnya. Perwakilan warga 45 RT sebenarnya masih ingin menanyakan lebih banyak lagi kepada Djoko Kirmanto yang juga menjadi Ketua Dewan Pengarah BPLS tersebut. Namun, Pak Menteri tampaknya terburu-buru untuk melihat pusat semburan dari tanggul titik 25 yang cukup dekat dengan pusat semburan. Dengan nada kecewa, perwakilan warga 45 RT yang tak lebih dari 10 orang tersebut menggerutu dan minta dipertemukan dengan Joko Kirmanto di Bandara Juanda saat pak menteri akan kembali ke Jakarta. “Kami akan mencegat di Bandara Juanda agar semuanya keluhan kita bisa didengar oleh Pak Menteri,” pinta perwakilan warga 45 RT. Beberapa perwakilan warga 45 RT, di antaranya Hari Susilo, Abdus Salam, Jasimin berusaha mengejar Djoko Kirmanto yang bersama rombongan menuju ke tanggul titik 45. Namun, sebelum tiba di tanggul 25, rombongan sudah bertolak dan menuju ke Jalan Raya Porong untuk selanjutnya menuju Bandara Juanda. Menurut Jasimin, sebenarnya sudah ada hasil kajian yang dilakukan Tim Kajian Kelayakan Pemukiman (TKKP) independen yang dibentuk Pemprov Jatim yang menyatakan 45 RT tidak layak huni. Ironisnya, pemerintah sampai saat ini belum mengakui kalau kawasan 45 RT tersebut tidak aman. Bahkan, meski sudah seringkali warga menuntut dimasukkan peta terdampak lumpur, namun presiden belum juga mengeluarkan Peraturan Pemerintah (Perpres) yang mengatur penanganan dan ganti rugi untuk 45 RT tersebut. Sementara itu, selain mendapat penjelasan kondisi lumpur dan penanganannya yang disampaikan Kepala BPLS Sunarso. Djoko Kirmanto juga mendapat penjelasan terkait progres pengerjaan jalur arteri Porong yang sampai saat ini masih dalam terus dikebut. “Kami berharap agar akhir tahun ini jalur arteri Porong sudah selesai,” ujar Sunarso. Sedangkan pantauan di lapangan, kondisi lumpur di kolam penampungan lumpur (pond) sampai kemarin sudah ada penurunan. Hal ini setelah BPLS melakukan pengurukan tanggul disisi yang berbatasan dengan rel KA dan Jalan Raya Porong. Selain itu, BPLS juga sudah menyudet aliran ke utara pusat semburan, sehingga lumpur bisa mengalir ke utara. Sebenarnya, jika BPLS mengelola lumpur dengan baik dan terus mengalirkan lumpur ke Sungai Porong, volume lumpur di kolam penampungan lumpur akan tetap terjaga. Melubernya lumpur ke arah barat salah satunya disebabkan setelah BPLS membuat saluran air di tepi tanggul sebelah barat denga dalih untuk mengantisipasi saat musim hujan. Kenyataannya, lumpur yang berada di dekat pusat semburan yang tingginya sekitar 15 meter longsor dan mengalir ke barat yang ketinggian tanggulnya hanya 11 meter. Beruntung saat ini musim kemarau sehingga lumpur tidak sampai meluber ke rel KA dan Jalan Raya Porong.
Rabu, September 21, 2011 | 0 komentar | Read More

Keponakan Diperkosa Sebelum Disekap di Lemari

MEDAN - Remaja 15 tahun, korban penyekapan oleh paman dan bibinya sendiri di Tebingtinggi, Sumatera Utara, ternyata juga diperkosa (rudapaksa). Pelaku dirudapaksa di salah satu hotel di Tebingtinggi pada Kamis 15 September lalu. Diduga, korban sempat diguna-guna oleh pelaku, Crispinus Tandiono dan istrinya, Yanti. Suwarno, paman korban, mengatakan peristiwa terjadi setelah pelaku menjual kalung seharga Rp1,3 juta milik korban. Korban dibawa ke sebuah hotel di Kota Tebingtinggi oleh sang paman. Sebelum dirudapaksa, korban disuruh mandi bunga. “Korban berangkat dari rumah Kamis kemarin dan langsung ke toko emas seperti yang diminta pelaku. Begitu sudah jual emas, sempat bayar tagihan listrik dulu, baru ke hotel. Di hotel, keponakan saya disuruh mandi bunga setelah itu diperkosa,” kata Sarwono,Rabu (21/9/2011). Sarwono menjelaskan, korban yang masih duduk di kelas 10 madrasah aliyah di Kecamatan Dolok Masihul, Sumut, itu diperkosa sebanyak dua kali. Keduanya berada di hotel selama lebih kurang 21 jam. Baru keesokan harinya, pelaku membawa korban ke rumahnya di Jalan Melur Nomor 14, Tebingtinggi. Namun, Sarwono mengaku tidak mengetahui pasti apakah Yanti mengetahui perbuatan bejat suaminya. Meski begitu, diakuinya, Yanti tetap menikmati uang hasil penjualan kalung itu. Sarwono menjelaskan, selama di rumah pelaku, korban kerap meminta pulang dan meminta kalung emasnya dikembalikan. Namun karena takut ketahuan orangtuanya, korban tidak diizinkan pulang. Sampai akhirnya pada Senin lalu, keluarga korban menghubungi pelaku Yanti yang tak lain adalah sepupu ibu korban. Saat dihubungi, Yanti sempat mengelak keberadaan korban di rumahnya. Setelah itu, korban akhirnya disekap di lemari makan berukuran kecil di dapur rumah pelaku. "Korban enggak mau dimasuki lemari. Tapi dia bilang dia paksa masuk sama Cris sampai mulutnya bedarah akibat kebentur lemari," tandasnya. Beruntung, telepon seluler di saku korban luput dari perhatian pelaku. Dia kemudian mengirim pesan singkat kepada ibunya. Lalu, orangtua korban, Endi Sujoko dan Sri Wahyuni beserta keluarga dan polisi mendatangi rumah pelaku dan membuka lemari yang dimaksud. “Korban dalam keadaan pingsan dan mulutnya berdarah. Mungkin karena enggak dapat oksigen soalnya lemarinya kecil,” terang Suwarno yang turut serta dalam penggerebekan di rumah pelaku. Akibat peristiwa yang dialaminya, korban sampai saat ini masih mendapat perawatan intensif di RS Sri Pamela Tebingtinggi. Keluarga berharap, kepolisian menindak tegas kedua pelaku.
Rabu, September 21, 2011 | 0 komentar | Read More

Sakit, Ashanty Stres Akan Dilamar Anang?

JAKARTA - Ashanty sakit kemarin lusa dan sempat dirawat di rumah sakit. Rumornya, dara cantik ini stres memikirkan hari Anang datang melamar pada 28 September. Ashanty yang ditemui di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2011), tak mengaku sedang stres. "Enggak ada kepikiran karena tinggal itu. Ini total karena jadwal padat. Baru selesai sudah berangkat lagi. Akhrnya, mas Anang bilang, jangan diambil dulu. Benar kata dia, aku harus bisa mengukur kemampuan aku," kata Ashanty. Anang memang sudah memantapkan hati akan meminang mantan ikon Chat & Date yang sekaligus rekan duetnya itu. Oleh guru spiritual Anang yang lain, KH Mahmud Nahrowi, Anang pernah disarankan segera menikahi Ashanty karena mereka cocok dan berjodoh. Ashanty dinilai Mahmud lebih baik dari beberapa wanita yang pernah dekat dengan Anang. Anang disarankan menikah selambatnya pada September 2011.
Selasa, September 20, 2011 | 0 komentar | Read More

Ashanty Nekat Kerja, Anang Kagum

JAKARTA - Ashanty nekat naik panggung lagi bersama Anang Hermansyah, padahal kondisi fisiknya belum pulih benar. Melihat semangat kerja Ashanty, Anang kagum. "Yang aku lihat di sini Ashanty bertanggung jawab penuh karena tidak ingin mengecewakan pihak yang mengundang. Kalau bisa ada segi toleran dari dia," ujar Anang, ditemui di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2011). Ashanty menyanyi untuk mengisi sebuah acara bersama Anang hari ini. Padahal, dara berdarah Arab itu dalam perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Minggu, 18 September malam, sepulang manggung di Banjarmasin. Ashanty kelelahan dan sesak napas. "Kemarin sakit, tapi bukan drop seperti pingsan. Dari Banjarmasin sesak napas. Karena berhari-hari nyesek, turun dari pesawat lebih parah. Dikasih emergency oksigen. Hebohnya itu mungkin karena dia (Anang) foto-foto. Jadi seperti sakit parah," kata Ashanty.
Selasa, September 20, 2011 | 0 komentar | Read More

Saipul Jamil Jalani Pemeriksaan Kedua

PURWAKARTA - Saipul Jamil kembali memenuhi panggilan Unit Laka Lantas Polres Purwakarta, Jawa Barat, untuk menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan istrinya, Virginia Anggraeni. Ini merupakan pemeriksaan kedua setelah Saipul ditetapkan sebagai tersangka kasus tabrakan maut pada 3 September di Tol Cipularang. Saipul didampingi tim pengacara tiba di Mapolres Purwakarta menggunakan Honda CRV warna putih bernomor polisi B 12 ESA, Selasa (20/9/2011), sekira pukul 14.00 WIB. Dalam surat panggilan, seharusnya Saipul diperiksa sejak pukul 11.00 WIB. Riza, salah seorang anggota tim pengacara, mengungkapkan, Saipul sempat meminta kelonggaran kepada polisi untuk melaksanakan salat zuhur dan makan siang. Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan masih berlangsung. Seperti diketahui, kendaraan Avanza yang dikendarai Saipul menabrak pembatas jalan tol di KM 96.500 dari arah Bandung menuju Jakarta pada Sabtu, 3 September, sekira pukul 10.00 WIB. Istri Saipul tewas di tempat dalam kecelakaan tersebut.
Selasa, September 20, 2011 | 0 komentar | Read More

Mangkir Sidang, Dewi Persik Alasan Sakit Liver

JAKARTA - Seharusnya hari ini Dewi Persik (Depe) menjalani sidang lanjutan sebagai terdakwa penganiayaan terhadap Julia Perez. Namun, Depe absen dengan alasan sakit liver. Menurut kuasa hukum, Benizi Galih Angger, Depe sakit liver diduga karena kelelahan. Depe dirawat di rumah sakit di Thailand sejak Senin, 19 September siang. "Hari ini sidang Dewi Persik ditunda karena Dewi sedang sakit dan masih dirawat di rumah sakit di Bangkok. Dia sakit liver," ungkap Benizi Galih Angger saat di telepon, Selasa (20/9/2011). Penasehat hukum Depe akan meninta kepada majelis hakim agar sidang ditunda hingga satu pekan ke depan sambil menunggu kondisi Depe pulih. "Jadi, kami minta penundaan sidang kepada majelis hakim sampai satu minggu mendatang. Kami juga akan memberikan surat keterangan dari dokter di sana," ucapnya. Menurutnya, dalam sidang perkara pidana, sidang tidak dapat dilanjutkan apabila terdakwa tidak dapat menghadiri persidangan. "Namanya perkara sidang pidana tanpa kehadiran terdakwa, sidang tidak bisa dilaksanakan. Jadi kami minta penundaan hingga pekan depan," imbuhnya. "Mengenai surat dari dokter kami akan berikan menyusul karena sekarang posisi dewi masih di rumah sakit," janjinya. Pada sidang sebelumnya, 6 September, artis yang tergabung di RCM itu datang terlambat karena sakit diare. Saat hadir di persidangan, dia meminta izin kepada hakim untuk tidak hadir di sidang yang digelar pada 13 September. Alasannya, Depe ke Hong Kong mengantar orangtua yang sakit. Sidang dijadwalkan digelar hari ini, namun lagi-lagi Depe mangkir. Kali ini dengan alasan dirinya sakit liver. Depe duduk di kursi pesakitan dalam kasus penganiayaan terhadap Julia Perez yang dilakukan di saat syuting film Hantu Goyang Karawang, November 2010.
Selasa, September 20, 2011 | 0 komentar | Read More